NEWS UPDATE :  

BERITA

Semarak Hari Kedua MPLS Sanpio: Dari Konser Musik Menggelegar hingga Kolaborasi Edukatif Bertabur Tokoh Hebat!

Lewoleba - Gegap gempita Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPK Santo Pius X Lewoleba hari kedua kembali pecah dan semakin membara! Suasana aula sekolah langsung bergemuruh sejak pagi saat acara dibuka dengan persembahan konser musik spesial dari grup musik Sanpio. Alunan nada dari deretan alat musik di atas panggung sukses memompa adrenalin 154 siswa baru yang tampak memenuhi ruangan, membuktikan bahwa sekolah ini adalah kawah candradimuka yang tak hanya mengasah otak, tetapi juga mewadahi bakat seni dalam bingkai generasi yang "cerdas berbelarasa".

Memasuki agenda inti pada hari Rabu, 22 Juli 2026, kolaborasi edukatif tingkat tinggi langsung disuguhkan kepada para peserta didik baru dengan kehadiran jajaran hebat dari Polres Lembata. Semangat para siswa terlihat jelas dari sorot mata mereka yang sangat antusias menyimak pemaparan langsung dari para penegak hukum ini. Tidak tanggung-tanggung, materi krusial seputar kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan IT dan Napza, hingga tata tertib dalam berkendara dikupas tuntas oleh tim solid yang terdiri dari KBO Narkoba AIPTU Zainudin Hamid, SH, Kanit Dikyana AIPDA Elifas G. Haumuti, serta dua Banit Tipidter tangguh yakni AIPTU Rocky J. Lomi, SH dan BRIPKA Riston H. Sabuna. Interaksi hangat saat petugas kepolisian membaur turun menyapa para siswa di barisan kursi, memberi reward kepada peserta MPLS yang menjawab pertanyaan dengan benar, sukses menciptakan suasana belajar yang sangat komunikatif, meruntuhkan kesan kaku, dan sukses menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

Gelora nasionalisme dan kecintaan pada almamater kemudian dikobarkan lewat Pengenalan Mars SMPK St. Pius X Lewoleba serta lagu-lagu wajib nasional yang dipandu dengan penuh energi oleh Bapak Antonius N. Riang Hepat, S.Pd., Gr. Usai beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga, tibalah oase edukasi kesehatan yang dibawakan langsung oleh tim ahli dari Puskesmas Lewoleba. Seperti yang terekam jelas dalam layar proyektor yang menyorotkan tajuk "Pola Hidup Sehat Pada Remaja", sesi ini dipimpin langsung oleh dr. Dalmasia Yustina Sile selaku pemateri, dengan didampingi oleh tenaga profesional kebanggaan daerah yakni Theresia Tuto Tukan, SKM dan Maria Ose, A.Md, Keb. Ratusan pasang mata siswa baru tampak tersedot menyerap pesan kuat bahwa kebugaran fisik dan mental adalah senjata utama untuk mewujudkan karakter "cerdas berbelarasa".

Keseruan terus berlanjut tanpa henti karena pengurus OSIS kembali beraksi memecah suasana dengan sesi penyegaran yang sukses mengundang gelak tawa dan menjaga energi seluruh ruangan tetap berada di titik puncak. Panggung edukasi kemudian diisi dengan materi mencerahkan tentang Perlindungan Anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lembata. Sesi interaktif ini dibawakan dengan sangat memikat oleh Ibu Eufrasia Yuliana Deo, SIP sebagai pemateri utama, yang bersinergi mantap bersama Ibu Fransiska Bunga Muda, SH. Secara luar biasa, materi ini tidak hanya mengupas tentang hak-hak dasar perlindungan anak, tetapi juga diperluas dengan edukasi krusial mengenai kampanye Stop Bullying atau anti-perundungan. Puncaknya, pemateri melontarkan satu ajakan berani kepada seluruh peserta didik untuk mempraktikkan tiga langkah jitu saat melihat atau mengalami kekerasan, yaitu No, Go, Tell!. Para siswa diedukasi secara positif untuk berani bilang tidak (No), segera pergi menjauh dari tempat kejadian untuk mencari perlindungan (Go), dan berani menceritakan peristiwa tersebut kepada orang terpercaya demi mendapatkan bantuan pelindungan (Tell). Gebrakan edukasi ini sukses menyadarkan para siswa baru akan pentingnya peran aktif mereka demi terciptanya ruang aman dan inklusif. Hari kedua yang luar biasa inspiratif, padat gizi, dan penuh wawasan ini akhirnya ditutup dengan senyum puas oleh seksi acara, meninggalkan antusiasme yang semakin meluap untuk menyambut petualangan seru di hari berikutnya!

Share to :
Kirim Pesan